BONTANG — Sorak sorai dan dentuman musik menggema di Lapangan MTQ Bessai Berinta, Jumat (17/10/2025). Cahaya lampu panggung berkilau ketika Urban Fest Volume 2 resmi dimulai. Festival ini menjadi wadah bagi anak muda Bontang untuk menyalurkan kreativitas, menampilkan karya, dan memperkenalkan produk usaha lokal.

Selama tiga hari, 17–19 Oktober 2025, acara ini menghadirkan energi baru bagi generasi muda. Mereka berkumpul untuk berkarya, berjejaring, serta memperluas pasar produk kreatif. Melalui festival ini, Bontang menunjukkan semangatnya sebagai kota yang ramah terhadap kreativitas anak muda.


Pemerintah Dorong Kreativitas Anak Muda

Staf Ahli Bidang Pembangunan dan SDM Setda Bontang, Lukman, membuka acara mewakili Wali Kota Neni Moerniaeni. Ia menegaskan bahwa Urban Fest menjadi langkah nyata pemerintah dalam mendukung ekonomi kreatif sekaligus memajukan sektor kepemudaan.

“Urban Fest bukan sekadar hiburan, tapi ruang aktualisasi bagi anak muda Bontang. Kami ingin mereka tumbuh menjadi generasi yang produktif, kreatif, dan peduli lingkungan,” kata Lukman.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk terus berkarya dan berkolaborasi agar potensi lokal semakin berkembang.


Antusiasme UMKM Melonjak

Festival ini diselenggarakan oleh Dispoparekraf-Ekraf Kota Bontang bekerja sama dengan Sintesa Event Organizer. Sejak hari pertama, suasana di lapangan terasa meriah. Pengunjung memenuhi setiap sudut area, sementara deretan tenan UMKM memamerkan produk mereka.

Kabid Kepemudaan Dispoparekraf-Ekraf, Idhamsyah, menjelaskan bahwa panitia awalnya hanya menyiapkan 50 tenan. Namun, minat masyarakat justru melonjak tinggi.

“Yang mendaftar mencapai 150 pelaku usaha. Jumlah itu menunjukkan betapa besar semangat wirausaha anak muda Bontang,” ujarnya.

Menurutnya, festival ini bukan hanya tempat jualan, tetapi juga sarana belajar, bertukar ide, dan memperluas jaringan bisnis.


Panggung Milik Talenta Lokal

Urban Fest Volume 2 juga menampilkan berbagai pertunjukan seni dan musik. Seluruh pengisi acara berasal dari kalangan muda Bontang. Mereka tampil penuh percaya diri dan menebarkan energi positif kepada penonton.

“Kami melibatkan seluruh talenta muda di acara ini. Mereka butuh ruang ekspresi, dan Urban Fest menjadi panggung yang tepat,” tambah Idhamsyah.

Sebagai puncak acara, Raim Laode akan tampil pada Minggu (19/10/2025) malam. Musisi asal timur itu siap menghibur warga dengan lagu-lagu romantis seperti Komang dan Lesung Pipi. Kehadirannya menambah semangat festival sekaligus menarik lebih banyak pengunjung.

“Kami ingin menghadirkan hiburan berkualitas, sambil memberi ruang tumbuh bagi musisi lokal,” jelasnya.


Menuju Kota Kreatif dan Kolaboratif

Idhamsyah menegaskan bahwa Urban Fest tidak hanya membawa euforia, tetapi juga arah baru bagi Bontang. Melalui acara seperti ini, ia berharap Bontang dikenal bukan hanya sebagai kota industri, tetapi juga sebagai kota kreatif yang penuh kolaborasi.

“Bontang haus hiburan dan ide-ide baru. Dengan Urban Fest, kami menumbuhkan kemandirian dan semangat kolaborasi di kalangan anak muda,” tegasnya.

Festival pun berakhir dengan tepuk tangan meriah, meninggalkan pesan bahwa kreativitas anak muda Bontang terus hidup dan berkembang.(Han)


📍 NETIZEN BORNEO — Suara Warga Kalimantan, Mata Hati Borneo
🌐 www.netizenborneonews.com
📱 Instagram & Threads: @netizen_neo | Threads
🎥 TikTok: @netizen__neo
📘 Facebook: Netizen Borneo
📩 Email: netizen.neo@hotmail.com
💬 WhatsApp: 0896-4642-1855