KUTAI BARAT — Festival Gemeoh Melak 2025 resmi dimulai pada Selasa (11/11/2025). Perayaan bertema “Mempererat Tali Silaturahmi dan Meningkatkan Ekonomi Etam” ini berlangsung selama sepekan hingga 17 November 2025 di Kecamatan Melak.


Pusat Kegiatan di Tiga Titik Utama

Camat Melak, Asrin Surianto, menjelaskan bahwa acara berpusat di tiga lokasi: halaman Kantor Camat Melak, Panggung Tambak Malang, dan UPTD Pelabuhan Melak.

“Kami menampilkan berbagai perlombaan olahraga tradisional yang kental dengan budaya pesisir,” ujarnya.

Pembukaan festival menggabungkan unsur adat Kutai dan seremoni nasional. Acara ini dihadiri oleh Bupati Kutai Barat serta perwakilan Kesultanan Kutai Kartanegara.

Tari kolosal dan parade budaya dari dua kelurahan serta empat kampung menambah kemeriahan. Kendaraan hias bertema budaya daerah juga ikut memeriahkan pembukaan.


Ragam Lomba Tradisional

Festival ini menampilkan lomba khas masyarakat pesisir, seperti menyumpit, belogo, begasing, balap perahu naga, lomba ces/ketinting, dan tari daerah.

Setiap lomba mencerminkan kekayaan tradisi dan semangat masyarakat tepian Sungai Mahakam.


Tradisi Makan Bersama di Penutupan

Festival akan berakhir dengan tradisi makan bekerobok dan becolet pupur basah di kawasan Tambak Malang.

Asrin menyebut kedua tradisi itu menjadi simbol kebersamaan warga Melak.
“Penutupan di Tambak Malang akan diisi dengan makan bekerobok dan becolet pupur basah. Keduanya sudah menjadi tradisi tahunan,” jelasnya.


Agenda Spesial: Kobar Bejagur Season 4

Tahun ini, panitia menambahkan agenda baru bertajuk ‘Kobar Bejagur Season 4’. Acara berlangsung Sabtu malam (15/11/2025) di halaman Kantor Camat Melak.

“Hari Sabtu malam nanti kami gelar Kobar Bejagur Season 4 di halaman kantor kecamatan,” ujar Asrin.


Ajakan untuk Warga Melak

Asrin mengajak warga Melak ikut menyukseskan festival ini.
“Kami berharap masyarakat berpartisipasi. Ini festival tutup tahun yang akan menjadi kenangan bagi tamu dari berbagai daerah,” katanya.

Menurutnya, Festival Gemeoh bukan sekadar hiburan rakyat. Acara ini menjadi wujud penghormatan terhadap budaya Melayu pesisir dan semangat warga Melak dalam menjaga tradisi sekaligus menyambut masa depan dengan bangga.(Mad)


📍 NETIZEN BORNEO — Suara Warga Kalimantan, Mata Hati Borneo
🌐 Website: www.netizenborneonews.com
📱 Instagram & Threads: @netizen_neo
🎥 TikTok: @netizen__neo
📘 Facebook: Netizen Borneo
📩 Email: netizen.neo@hotmail.com | 💬 WhatsApp: 0896-4642-1855