PALANGKA RAYA — Kebakaran hebat menghanguskan satu rumah semi permanen dan satu bangunan sarang burung walet di Jalan Keranggan XX, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, pada Jumat (30/01/2026) siang. Insiden ini terjadi di tengah cuaca ekstrem dan diduga kuat dipicu oleh sambaran petir.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangka Raya menerima laporan darurat melalui Call Center 112 pada pukul 14.26 WIB. Seorang warga bernama Arsani Maulani melaporkan munculnya api di kawasan permukiman tersebut. Menanggapi laporan itu, Regu 3 Piket DPKP langsung bergerak ke lokasi dengan waktu respons sekitar 20 menit.
Api Muncul Usai Petir Menggelegar
Berdasarkan keterangan saksi mata di lapangan, api muncul sesaat setelah suara petir terdengar sangat keras. Selanjutnya, kobaran api dengan cepat melahap rumah semi permanen milik Mulyadi (47), seorang warga setempat yang berprofesi sebagai pekerja swasta. Tidak berhenti di situ, api juga menjalar ke bangunan sarang burung walet yang berada di dekat rumah korban.
“Penyebab pastinya masih dalam penyelidikan pihak berwenang, namun berdasarkan keterangan saksi-saksi di lokasi, api dipicu oleh sambaran petir,” ungkap Plt Kadis Damkarmat Palangka Raya, Urianinu Napulangit.
Pemadaman Libatkan Banyak Pihak
Dalam proses penanganan, DPKP Palangka Raya mengerahkan kekuatan lintas instansi. Tim Fire Rescue bekerja bersama Bidang Penyelamatan, unsur TNI dan Polri, Dinas Kehutanan Provinsi, PLN untuk pengamanan jaringan listrik, serta relawan dari TSAK dan Redkar Palangka Raya.
Berkat kerja sama tersebut, petugas akhirnya berhasil mengendalikan api setelah berjibaku selama sekitar satu jam. Pada pukul 15.30 WIB, petugas menyatakan status Hijau, menandakan penanganan telah selesai.
Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Capai Ratusan Juta
Meski kebakaran berlangsung hebat, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, baik ringan, berat, maupun luka bakar. Namun demikian, kerugian materiil ditaksir cukup besar.
Mengingat bangunan yang terbakar meliputi tempat tinggal dan aset produktif berupa sarang burung walet, total kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Imbauan Waspada Cuaca Ekstrem
Sebagai penutup, DPKP Kota Palangka Raya kembali mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat cuaca ekstrem. Selain itu, pemasangan alat penangkal petir pada bangunan tinggi sangat disarankan guna meminimalkan risiko kejadian serupa di masa mendatang.(Ann)
Tentang Netizen Borneo
📍 NETIZEN BORNEO — Suara Warga Kalimantan, Mata Hati Borneo
🌐 Website: www.netizenborneonews.com
📱 Instagram: @netizen_neo
🧵 Threads: @netizen_neo
🎥 TikTok: @netizen__neo
📘 Facebook: Netizen Borneo
📩 Email: netizen.neo@hotmail.com
💬 WhatsApp: 0896-4642-1855

