KUALA KAPUAS – Video ritual adat Puar Kambe dari Suku Dayak Tamuan di Desa Bukit Batu, Kabupaten Kapuas, viral di media sosial. Unggahan Instagram @tobiesuswoyo ini telah mencapai lebih dari 491 ribu tayangan hingga Minggu (8/2/2026).
Video Perlihatkan Detik-detik Ritual
Rekaman tersebut memperlihatkan lima pemuda atau pamuar menyeret gulungan tikar purun yang menyala. Mereka berlari-lari kecil membawa api tersebut, masuk dan keluar rumah sambil mengelilingi bagian dalamnya beberapa kali. Ritual ini merupakan bagian dari prosesi kematian dalam kepercayaan Hindu Kaharingan.
Api Simbol Penyucian dan Penerang Arwah
Masyarakat setempat melaksanakan Puar Kambe pada hari ketiga setelah penguburan, tepatnya saat senja. Dalam kepercayaan mereka, api berfungsi sebagai sarana penyucian untuk membersihkan rumah dari energi negatif. Selain itu, api juga menjadi penerang jalan bagi arwah menuju alam keabadian dan simbol pemutusan hubungan duniawi.
Masyarakat Lestarikan Warisan Leluhur
Seorang pemuka agama setempat memimpin ritual ini. Melalui tata cara yang telah turun-temurun ini, masyarakat Suku Dayak Tamuan secara aktif menjaga warisan leluhur mereka. Setiap prosesi mereka lakukan sesuai dengan adat Kaharingan.
Warganet Apresiasi Kekayaan Budaya
Video ini telah mendapat lebih dari 7 ribu tanda suka. Banyak warganet memberikan apresiasi terhadap kekayaan budaya dan keteguhan masyarakat dalam melestarikan tradisi. Ritual ini merefleksikan nilai spiritualitas dan kebersamaan yang dalam.(Yul)
Tentang Netizen Borneo
📍 NETIZEN BORNEO — Suara Warga Kalimantan, Mata Hati Borneo
🌐 Website: www.netizenborneonews.com
📱 Instagram: @netizen_neo
🧵 Threads: @netizen_neo
🎥 TikTok: @netizen__neo
📘 Facebook: Netizen Borneo
📩 Email: netizen.neo@hotmail.com
💬 WhatsApp: 0896-4642-1855

