PONTIANAK — Jalan Rahadi Usman kembali ramai pada Senin (24/11/2025). Petugas Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalbar menggelar razia pada hari kedelapan Operasi Zebra Kapuas 2025, sehingga banyak pengendara mengantre untuk menjalani pemeriksaan.

Dalam operasi tersebut, petugas menilang 69 pengendara secara manual. Selain itu, kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) merekam satu pelanggaran, dan petugas memberi 32 teguran simpatik kepada pengendara lain.


Kesadaran Pengendara Masih Rendah

Kasatlantas, Riki Renerika Riyanto, menilai banyaknya pelanggaran menunjukkan bahwa sebagian masyarakat masih kurang patuh terhadap aturan lalu lintas.

“Kami terus mengingatkan masyarakat bahwa keselamatan di jalan bergantung pada kepatuhan setiap pengendara. Operasi ini berjalan dengan pendekatan preventif, edukatif, dan penegakan hukum,” ujarnya.

Petugas menemukan berbagai jenis pelanggaran, mulai dari tidak melengkapi kendaraan hingga pengendara yang tidak membawa dokumen resmi.


Operasi Bertujuan Meningkatkan Keselamatan

Kabid Humas Polda Kalbar, Bayu Suseno, menegaskan bahwa operasi ini bukan sekadar mencari pelanggar.

“Kami ingin masyarakat lebih disiplin, mulai dari memakai helm SNI hingga mematuhi aturan berkendara. Tujuan utama kami adalah menurunkan angka kecelakaan dan menjaga keselamatan bersama,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kepolisian akan terus melanjutkan operasi ini untuk memperkuat keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.(Sur)

📍 NETIZEN BORNEO — Suara Warga Kalimantan, Mata Hati Borneo

🌐 Website: www.netizenborneonews.com

📱 Instagram: @netizen_neo

🧵 Threads: @netizen_neo

🎥 TikTok: @netizen__neo

📘 Facebook: Netizen Borneo

📩 Email: netizen.neo@hotmail.com
💬 WhatsApp: 0896-4642-1855