TANA TIDUNG — Pemerintah Kabupaten Tana Tidung melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) memusnahkan 232 botol dan kaleng minuman beralkohol ilegal hasil penertiban di Desa Tideng Pala, Kecamatan Sesayap.
Pemusnahan itu dipimpin langsung oleh Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali bersama unsur Forkopimda, Senin (11/11/2025), di RTH Joeoseof Abdullah setelah upacara peringatan Hari Pahlawan.
Rincian Barang Bukti
Satpol PP mencatat jumlah minuman beralkohol yang dimusnahkan mencapai 232 kemasan, terdiri atas:
- Bir Bintang: 192 botol
- Anggur Merah: 25 botol
- Raja Wali Bros: 12 botol
- Hester: 3 kaleng
Hasil Penertiban dari Laporan Warga
Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Tana Tidung, Budiman, menjelaskan bahwa petugas menyita seluruh barang bukti setelah menerima laporan masyarakat tentang aktivitas penjualan miras ilegal.
“Lokasi temuan berada di Desa Tideng Pala. Saat ini kami fokus di wilayah tersebut, namun operasi akan kami kembangkan ke daerah lain,” ujar Budiman.
Ia menambahkan, petugas melakukan penertiban menjelang Idulfitri. Setelah penyitaan, seluruh barang disimpan sementara di gudang sebelum akhirnya dimusnahkan. Menurutnya, temuan semacam ini bukan kali pertama terjadi.
Ajak Warga Ikut Awasi Peredaran Miras
Budiman mengapresiasi warga yang aktif melapor dan mengimbau agar masyarakat terus berpartisipasi dalam menjaga lingkungan dari peredaran miras ilegal.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kami berharap masyarakat terus melapor jika mengetahui aktivitas jual beli minuman beralkohol,” katanya.
Langkah Tegas dan Edukasi
Budiman menegaskan bahwa Satpol PP akan memberikan sanksi kepada pelaku yang kembali memperjualbelikan miras, termasuk kemungkinan penutupan tempat usaha.
“Jika kami temukan lagi, kami akan proses sesuai aturan hukum,” tegasnya.
Ia menjelaskan, pemusnahan miras ini menjadi bagian dari upaya edukasi kepada masyarakat agar tidak tergiur menjual atau mengonsumsi minuman beralkohol yang dapat menimbulkan gangguan ketertiban.
“Minuman beralkohol adalah salah satu penyebab kerawanan sosial. Kami ingin Tana Tidung tetap aman dan kondusif,” pungkas Budiman.(Man)
📍 NETIZEN BORNEO — Suara Warga Kalimantan, Mata Hati Borneo
🌐 Website: www.netizenborneonews.com
📱 Instagram & Threads: @netizen_neo
🎥 TikTok: @netizen__neo
📘 Facebook: Netizen Borneo
📩 Email: netizen.neo@hotmail.com | 💬 WhatsApp: 0896-4642-1855

