PENAJAM PASER UTARA – Kabar mengejutkan datang dari Bumi Daya Taka, Penajam Paser Utara (PPU). Sebanyak 22 murid SDN 08 Waru diduga mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (11/2/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, korban terdiri dari 15 murid laki-laki dan 7 murid perempuan. Insiden ini langsung memicu kegemparan di tengah masyarakat, terlebih program MBG di wilayah PPU baru saja diresmikan.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin bersama istrinya, Indrayani, turun langsung ke lokasi. Indrayani yang bertugas sebagai Tenaga Ahli (TA) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU memastikan pihaknya segera melakukan koordinasi.

Saat dikonfirmasi, Indrayani membenarkan adanya dugaan keracunan tersebut.

“Iya, benar ada murid yang diduga keracunan. Sekarang tahap investigasi. Saya tadi turun dalam kapasitas sebagai TA Disdik. Kebetulan Sekretaris Dinas (Sekdis) langsung menghubungi saya untuk segera turun ke lapangan,” ujar Indrayani kepada media ini, Rabu (11/2).

Sementara itu, tim medis terus memberikan penanganan kepada para siswa yang terdampak. Di sisi lain, kasus ini dengan cepat menyebar dan menjadi viral di berbagai platform perpesanan. Banyak warga mempertanyakan standar keamanan pangan dalam pelaksanaan program MBG.

Selain itu, pihak kepolisian bersama Dinas Kesehatan tengah menguji sampel sisa makanan yang dikonsumsi siswa. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyebab pasti dugaan keracunan tersebut.

Namun hingga berita ini diturunkan, Kepala Disdikpora PPU Andi Singkerru belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi yang dikirimkan melalui pesan singkat.

Pihak terkait berjanji akan menyampaikan hasil investigasi setelah proses pemeriksaan laboratorium selesai dilakukan.(Jmd)

Tentang Netizen Borneo

📍 NETIZEN BORNEO — Suara Warga Kalimantan, Mata Hati Borneo

🌐 Website: www.netizenborneonews.com

📱 Instagram: @netizen_neo

🧵 Threads: @netizen_neo

🎥 TikTok: @netizen__neo

📘 Facebook: Netizen Borneo

📩 Email: netizen.neo@hotmail.com

💬 WhatsApp: 0896-4642-1855