SAMARINDA — Stadion Segiri kembali bersiap menjadi benteng yang sulit ditembus lawan dalam lanjutan Liga 1 Indonesia 2025/2026. Pada pekan ke-13, Borneo FC Samarinda akan menghadapi Madura United, Sabtu (22/11) pukul 20.00 Wita.

Borneo FC datang dengan kepercayaan diri tinggi. Sepanjang musim ini, Pesut Etam mencatat enam kemenangan beruntun di kandang, termasuk kemenangan telak 4–0 atas Dewa United. Catatan impresif tersebut menjadikan Segiri sebagai salah satu stadion paling angker bagi tim tamu.

Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menegaskan bahwa timnya sudah kembali fokus setelah jeda internasional. Meskipun pernah melatih Madura United, ia menolak terjebak nostalgia dan memilih berkonsentrasi pada kekuatan tim sendiri.

“Kami akan melihat kondisi seluruh pemain hingga jelang pertandingan. Harapannya semua dalam kondisi terbaik,” ujarnya dalam konferensi pers, Jumat (21/11).

Fokus Kebugaran Pemain Usai Bela Timnas

Beberapa pemain Borneo FC baru kembali dari tugas bersama Timnas Indonesia U-23 dan tim nasional Burundi. Karena itu, staf pelatih memberikan perhatian khusus pada kondisi fisik mereka.

Lefundes juga menjelaskan alasan tidak menurunkan Kei Hirose dalam sesi latihan terakhir.

“Kei mulai flu setelah laga melawan Semen Padang. Dia sempat berlatih normal, tapi hari ini kami berikan istirahat agar besok bisa tampil maksimal,” jelasnya.

Waspada karena Minim Referensi

Borneo FC turut mewaspadai perubahan strategi Madura United. Kehadiran pelatih baru di kubu lawan membuat tim pelatih memiliki sedikit referensi terkait pola permainan terbaru.

“Ini akan menjadi laga yang berbeda. Kami sudah menyiapkan beberapa skenario untuk mengantisipasi hal itu,” kata Lefundes.

Borneo FC Masih Kokoh di Puncak Klasemen

Saat ini Borneo FC memimpin puncak klasemen sementara Liga 1 2025/2026 dengan 30 poin hasil dari 10 kemenangan beruntun. Sementara itu, Madura United menempati posisi ke-11 dengan 13 poin dari tiga kemenangan, empat imbang, dan empat kekalahan.

Peralta Panas, Bersaing Ketat di Daftar Top Skor

Penyerang Borneo FC, Mariano Peralta, menjadi salah satu pemain paling menonjol musim ini. Ia telah mengoleksi sembilan gol, hanya terpaut satu dari striker Arema FC, Dalberto Luan Belo.

Ketajaman Peralta terlihat sejak pekan pertama, ketika ia mencetak gol penentu kemenangan atas Bhayangkara FC. Gol demi gol kembali lahir pada pekan kedua, ketiga, dan keenam. Bahkan, dalam tiga laga terakhir melawan Arema FC, Dewa United, dan Semen Padang, Peralta menyumbang lima gol.

Dua golnya ke gawang Semen Padang menegaskan performa konsisten sekaligus mengukuhkan rekor 10 kemenangan beruntun Borneo FC.

Dengan tren positif dan performa individu yang mengilap, Borneo FC menatap laga kontra Madura United dengan optimisme tinggi. Tim Pesut Etam bertekad menjaga “kesucian” Stadion Segiri dan mempertahankan posisi mereka di puncak klasemen.(Ari)

📍 NETIZEN BORNEO — Suara Warga Kalimantan, Mata Hati Borneo

🌐 Website: www.netizenborneonews.com

📱 Instagram: @netizen_neo

🧵 Threads: @netizen_neo

🎥 TikTok: @netizen__neo

📘 Facebook: Netizen Borneo

📩 Email: netizen.neo@hotmail.com

💬 WhatsApp: 0896-4642-1855