SAMARINDA – Tim Search and Rescue (SAR) menemukan dua korban tenggelam di Sungai Mahakam dalam dua operasi terpisah pada Jumat, 14 November 2025. Kedua korban ditemukan pada hari kedua pencarian setelah tim gabungan melakukan penyisiran intensif di sepanjang alur sungai.
Korban pertama, Muhammad Rian (20), warga Jalan A. Zahra RT 13 Kelurahan Sungai Keledang, tenggelam di kawasan Samarinda Seberang. Setelah seluruh unsur SAR menggelar briefing pukul 07.00 Wita, tim segera bergerak menuju lokasi pada pukul 07.15 Wita. Mereka menyusuri sungai sejauh dua kilometer ke arah hilir sesuai rencana operasi.
Tidak membutuhkan waktu lama, pada pukul 07.35 Wita tim menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia sekitar 70 meter dari Last Known Position (LKP). Setelah itu, tim mengevakuasi jenazah ke rumah duka dan menyerahkannya kepada keluarga. Selanjutnya, seluruh unsur menggelar debriefing penutupan operasi pada pukul 08.20 Wita.
Sementara itu, pencarian korban kedua berjalan lebih menantang. Arbainsyah (45), warga Loa Buah, dilaporkan tenggelam sehari sebelumnya akibat terpeleset saat melakukan aktivitas logging kayu. Tim SAR memulai penyisiran dengan pola yang sama. Kemudian, pada pukul 14.25 Wita, tim kembali berhasil menemukan korban sekitar 10 meter dari titik awal tenggelam. Setelah evakuasi, jenazah dibawa ke rumah duka di Jalan Teratai RT 004, Loa Buah.
Koordinator Pos SAR Samarinda, Mardi Sianturi, menyampaikan bahwa tim bekerja secara terpadu menggunakan berbagai peralatan.
“Penyisiran terus kami lakukan hingga dua kilometer ke arah hilir. Selain itu, kami memaksimalkan peralatan air dan alat V-Search untuk mendeteksi korban di bawah permukaan,” ujarnya.
Setelah seluruh proses selesai, tim kembali menggelar debriefing pada pukul 14.55 Wita dan menetapkan operasi beralih pada status kesiapsiagaan.
Unsur Terlibat
Operasi SAR melibatkan:
Basarnas Balikpapan, Pos SAR Samarinda, Polairud Polda Kaltim, BPBD Provinsi Kaltim, BPBD Samarinda, Disdamkar Samarinda, Relawan Satria, FKPM Loa Buah, Regana, Kamasenku, PT Kalamur, relawan berbagai komunitas, dan keluarga korban.
Alut & Peralatan
Rescue Car, Rescue Carrier, Rubber Boat Basarnas, Rubber Boat BPBD, Rubber Boat Disdamkar, Speed Boat, peralatan selam, SAR air, medis, komunikasi, serta alat V-Search.
Penutup
Basarnas menyampaikan duka cita mendalam atas musibah ini. Dengan ditemukannya kedua korban, seluruh unsur kembali bersiaga menghadapi potensi kejadian serupa.(Ari)
📍 NETIZEN BORNEO — Suara Warga Kalimantan, Mata Hati Borneo
🌐 www.netizenborneonews.com
📱 Instagram & Threads: @netizen_neo | Threads
🎥 TikTok: @netizen__neo
📘 Facebook: Netizen Borneo
📩 Email: netizen.neo@hotmail.com
💬 WhatsApp: 0896-4642-1855

