BERAU — Serangan buaya kembali memakan korban jiwa di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Seorang pria bernama Wahyudin (32) tewas setelah diserang buaya saat sedang menyelam untuk memanah ikan di perairan RT 01, Kampung Teluk Sulaiman, Kecamatan Bidukbiduk, pada Sabtu malam (18/10/2025) sekitar pukul 21.00 WITA.
Menurut keterangan saksi sekaligus rekan korban, Fardiansyah, keduanya tengah melakukan aktivitas menyelam di lokasi kejadian. Ia menyelam di kedalaman sekitar tiga meter, sementara Wahyudin turun lebih dalam hingga sepuluh meter.
“Tiba-tiba saya melihat Wahyudin diserang seekor buaya. Tangan kirinya sudah tergigit, dan dia masih berusaha melawan,” ujar Fardiansyah dalam keterangannya, Minggu (19/10/2025).
Upaya Penyelamatan Gagal
Fardiansyah mengaku tak mampu menolong langsung karena jarak antara dirinya dan korban sekitar 30 meter. Ia kemudian berenang ke tepi pantai untuk meminta pertolongan.
Bersama orang tua korban dan warga setempat, mereka berusaha menyelamatkan Wahyudin yang sudah diseret buaya ke dalam air. Tak lama kemudian, warga berhasil menemukan tubuh korban dalam kondisi lemas dan tak sadarkan diri, sementara buaya masih menggigit tangannya.
“Salah satu warga memukul buaya itu hingga akhirnya melepaskan gigitan dari tangan korban,” ungkap salah satu saksi di lokasi kejadian.
Korban Dinyatakan Meninggal Dunia
Usai berhasil dievakuasi ke darat, warga segera membawa Wahyudin ke daratan untuk diberikan pertolongan pertama. Namun sayangnya, nyawa korban tidak tertolong akibat luka serius yang dideritanya di bagian tangan dan tubuh.
Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.
Warga Diminta Waspada Aktivitas di Perairan
Peristiwa tragis ini menambah daftar panjang serangan buaya terhadap manusia di wilayah pesisir Kabupaten Berau, khususnya di kawasan Bidukbiduk dan Teluk Sulaiman yang dikenal sebagai habitat alami buaya muara.
Pihak aparat dan relawan setempat mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai atau laut, terutama pada malam hari, karena buaya lebih aktif berburu pada waktu tersebut.
“Warga diharapkan tidak melakukan aktivitas menyelam atau memancing sendirian di malam hari, terutama di lokasi yang diketahui menjadi tempat perlintasan buaya,” ujar salah satu petugas keamanan desa.
📍 NETIZEN BORNEO — Suara Warga Kalimantan, Mata Hati Borneo
🌐 www.netizenborneonews.com
📱 Instagram & Threads: @netizen_neo | Threads
🎥 TikTok: @netizen__neo
📘 Facebook: Netizen Borneo
📩 Email: netizen.neo@hotmail.com
💬 WhatsApp: 0896-4642-1855

