BALIKPAPAN – Panggilan terbuka untuk seluruh All Bikers se-Kalimantan dan komunitas Bikers Subuhan kembali menggema. Tahun ini, gelaran SILATDA Bikers Subuhan Borneo ke-2 siap menyatukan para riders dalam semangat silaturahmi, ukhuwah, dan kebersamaan.

Acara tersebut akan berlangsung di:

Asrama Haji Balikpapan
11–12 April 2026

Tak sekadar ajang kumpul komunitas motor, panitia menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan menarik. Mulai dari Rolling Thunder, Modification Contest, Tadliq Akbar, hingga Bakti Sosial. Selain itu, panitia juga menghadirkan Mystery Guest yang masih dirahasiakan.


Latar Belakang dan Semangat Dakwah

Ketua panitia, Bang Yasin, menjelaskan bahwa SILATDA bukan hanya agenda tahunan biasa. Lebih dari itu, kegiatan ini telah menjadi bagian dari gerakan dakwah para bikers.

“Bikers subuhan sudah menjadi kancah gerakan dakwah se Indonesia, bahkan Malaysia dan Singapura pun sudah mendeklarasikan untuk bergabung dengan wadah ini. Jadi ini adalah bentuk kegiatan silaturahmi Akbar se-kalimantan. Yg mana kegiatan ini akan berjalan setiap tahunnya. Dan per wakilan chapter akan menjadi tuan rumah berikut di kegiatan Akbar ini. Jadi kegiatan silatda ini akan terus bergulir sepanjang waktu…”

Dengan demikian, SILATDA menjadi momentum konsolidasi sekaligus regenerasi antar chapter di seluruh Kalimantan.


Evaluasi dan Perbedaan Tahun Ini

Jika dibandingkan dengan pelaksanaan sebelumnya, panitia melakukan banyak evaluasi. Tahun ini, mereka memperluas cakupan peserta.

“Kami banyak belajar dari agenda sebelumnya… Dan dsini kami ingin merangkul tidak hanya bikers, tapi masyarakat umum… Agar kegiatan ini mampu di nikmati seluruh kalangan masyarakat Balikpapan dan sekitarnya.”

Artinya, SILATDA tak lagi eksklusif untuk komunitas motor saja. Sebaliknya, masyarakat umum juga dapat menikmati suasana kebersamaan tersebut.


Makna bagi Komunitas Bikers

Menurut Bang Yasin, SILATDA membawa misi besar: membentuk karakter riders yang positif dan inklusif.

“Menjadi riders yg positif yg mampu merangkul seluruh kalangan masyarakat dan para bikers.”

Karena itu, kegiatan ini hadir bukan hanya untuk menyalurkan hobi otomotif, tetapi juga untuk membangun citra positif komunitas motor.


Alasan Memilih Asrama Haji

Panitia memilih Asrama Haji Balikpapan karena fasilitasnya memadai dan terintegrasi.

“Alhamdulillah tempatnya mumpuni yaa… Di dalamnya udah include beberapa fasilitas seperti masjid dan penginapan, jadi bagi yg di luar kota , kami menyiapkan penginapan untuk mereka yg hadir.”

Dengan fasilitas masjid dan penginapan, peserta dari luar kota dapat mengikuti seluruh rangkaian acara dengan nyaman.


Target Peserta dan Highlight Acara

Untuk jumlah peserta, panitia tidak membatasi angka tertentu.

“Target kami sebanyak-banyaknya… Kami selalu membuka pintu untuk para bikers yg ingin hadir di acara SILATDA ini…”

Sementara itu, highlight utama kegiatan tetap berfokus pada nilai kekeluargaan dan edukasi spiritual.

“Kami ingin memupuk rasa kekeluargaan bareng seluruh member bikers subuhan se Kalimantan serta all bikers. Serta ajang silaturrahmi serta mengedukasi bahwasanya Disni ada bikers yg mempunyai hobi yg sama namun mereka masih mengedepankan sebagai seorang muslim .”


Nilai Sosial dan Dakwah

Tak hanya rolling dan kontes modifikasi, SILATDA juga mengangkat nilai sosial melalui Bakti Sosial dan Tabligh Akbar.

“Salah satunya dengan memperkenalkan ke para masyarakat dan all bikers, bahwasanya para bikers itupun punya jiwa sosial dan solidaritas yg tinggi. Serta bisa naungan islami seperti penyegaran rohani dengan agenda tabligh Akbar seperti ini.”

Dengan pendekatan tersebut, panitia ingin menepis stigma negatif terhadap komunitas motor.

“Kami selaku penggiat motor dan dakwah. Kami ingin menghilangkan kesan negatif untuk para bikers. Terutama dengan kegiatan positif seperti ini. Berkumpul. Beribadah dan bersilaturahmi”


Pesan untuk Peserta dari Luar Kota

Menjelang acara, panitia juga menyampaikan pesan penting kepada peserta yang akan melakukan perjalanan jauh.

“Pesan nya tetap sefty riding. Berkendara dengan aman. Istirahat jika lelah. Dan pastinya berkelompok serta manfaatkan masjid2 sekitar sebagai rest area dan beribadah.”


Harapan ke Depan

Ke depan, SILATDA diharapkan terus berkembang dan menjadi wadah pemersatu seluruh bikers.

“Harapannya kegiatan ini akan terus ada, dan yg jelas menjadi wadah silaturahmi.. serta bisa menggaet para bikers lainnya atau all bikers untuk bisa bergabung dan bersinergi dengan kami … Kita hilangkan mitos bahwa bikers itu urakan .. kita dsini ada wadah untuk menyatukan hobby dan kewajiban sebagai seorang muslim.”

Dengan semangat tersebut, SILATDA Bikers Subuhan Borneo ke-2 bukan sekadar event otomotif. Sebaliknya, kegiatan ini menjadi simbol persatuan, dakwah, dan solidaritas di atas aspal Kalimantan.(Ind)

Tentang Netizen Borneo

📍 NETIZEN BORNEO — Suara Warga Kalimantan, Mata Hati Borneo

🌐 Website: www.netizenborneonews.com

📱 Instagram: @netizen_neo

🧵 Threads: @netizen_neo

🎥 TikTok: @netizen__neo

📘 Facebook: Netizen Borneo

📩 Email: netizen.neo@hotmail.com

💬 WhatsApp: 0896-4642-1855