SAMARINDA — Sebuah truk pengangkut material proyek yang melintas di Jalan Pangeran Suryanata, Kota Samarinda, menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat sebagian material jatuh ke badan jalan dan membahayakan pengguna jalan lain.

Menanggapi hal itu, Unit Turjawali Satlantas Polresta Samarinda segera melakukan penindakan terhadap sopir truk tersebut.

Truk Tidak Ditutup Terpal

Kanit Turjawali Satlantas Polresta Samarinda, Iptu Ismail Marzuki, menjelaskan bahwa truk terbukti melanggar aturan lalu lintas. Material yang diangkut tidak ditutup terpal sebagaimana mestinya.

“Penindakannya berupa tilang karena material yang diangkut tidak ditutup dengan baik. Akibatnya, sebagian tumpah ke jalan dan mengganggu keselamatan pengguna lain,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).

Ia menambahkan, kejadian serupa sering kali terjadi, terutama pada malam hari.

“Kalau siang, banyak truk yang tertib menutup muatannya. Tapi malam hari, seperti kemarin sekitar pukul delapan malam, sebagian besar tidak menutup muatan,” katanya.


Imbauan Keselamatan dari Polisi

Ismail mengimbau seluruh sopir truk pengangkut material proyek agar lebih memperhatikan keselamatan pengguna jalan lain.

“Kami mengingatkan agar semua kendaraan pengangkut material, terutama yang melintas di dalam kota, wajib menutup muatannya dengan terpal. Ini demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Selain pelanggaran penutup terpal, polisi juga menemukan sejumlah truk yang tidak memiliki kelengkapan administrasi seperti uji KIR. Oleh karena itu, Satlantas Polresta Samarinda akan menindak tegas setiap pelanggaran yang ditemukan di lapangan.


Sopir Akui Kelalaian

Sementara itu, sopir truk yang videonya viral, Darma Raya, mengakui kesalahannya. Ia menyebut kejadian itu murni kelalaian pribadi.

“Saya minta maaf kepada masyarakat Samarinda. Saya janji tidak akan mengulangi lagi. Terima kasih juga kepada pihak kepolisian yang sudah menegur dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, aktivitas pengangkutan material kerap dilakukan hingga larut malam. “Kami kadang kerja sampai pagi. Tapi memang ini kelalaian saya karena tidak menutup muatan,” katanya.


Patroli Rutin Ditingkatkan

Polresta Samarinda menegaskan akan terus meningkatkan patroli dan penegakan hukum terhadap truk-truk pengangkut material. Langkah ini diambil untuk mencegah pelanggaran serupa, khususnya pada jam malam ketika pengawasan di jalan raya lebih minim.(Riz)


📍 NETIZEN BORNEO — Suara Warga Kalimantan, Mata Hati Borneo
🌐 www.netizenborneonews.com
📱 Instagram & Threads: @netizen_neo
🎥 TikTok: @netizen__neo
📘 Facebook: Netizen Borneo
📩 Email: netizen.neo@hotmail.com | 💬 WhatsApp: 0896-4642-1855