LOA JANAN – Warga Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, dihebohkan oleh beredarnya potongan video bermuatan asusila yang diduga melibatkan dua oknum pelajar berseragam sekolah. Video itu beredar luas di sejumlah platform media sosial dan memicu keprihatinan masyarakat.

Informasi yang beredar menyebutkan, dua video berdurasi 12 detik dan 20 detik memperlihatkan sepasang remaja yang masih mengenakan seragam Pramuka saat berada di sebuah kamar indekos di kawasan Loa Janan. Rekan sekolah mereka diduga merekam kejadian tersebut secara diam-diam melalui celah dinding penyekat kamar menggunakan kamera ponsel.

Polisi Turunkan Tim Reskrim

Kapolsek Loa Janan, AKP Abdilah Dalimunthe, menegaskan bahwa pihaknya langsung bergerak setelah menerima informasi yang beredar di tengah masyarakat. Ia memerintahkan jajaran Unit Reskrim untuk melakukan penelusuran di lapangan.

Tim Garangan, sebutan Unit Reskrim Polsek Loa Janan, kini menyelidiki lokasi pengambilan video sekaligus menelusuri identitas pihak yang merekam dan menyebarkan konten tersebut. Polisi juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak untuk memastikan duduk perkara secara utuh.

Selain itu, aparat menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain yang ikut menyebarluaskan video tersebut melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.

Imbauan untuk Tidak Menyebarkan Konten

Kasus ini memicu kekhawatiran masyarakat karena pihak yang terlibat masih berstatus pelajar dan diduga di bawah umur. Penyebaran konten semacam ini berpotensi menimbulkan dampak psikologis serius bagi korban.

Oleh sebab itu, aparat kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak ikut membagikan atau menyimpan video tersebut dalam bentuk apa pun. Setiap orang yang menyebarkan konten bermuatan asusila, terlebih yang melibatkan anak di bawah umur, dapat terancam sanksi pidana sesuai Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) serta ketentuan hukum lain yang berlaku.

Pendalaman Identitas dan Asal Sekolah

Di sisi lain, polisi juga menelusuri kebenaran identitas kedua remaja tersebut. AKP Abdilah Dalimunthe menyebut keduanya kemungkinan besar tercatat sebagai siswa di salah satu sekolah di wilayah hukum Loa Janan.

Saat ini, penyidik terus mendalami kasus tersebut untuk memastikan fakta yang sebenarnya sekaligus menentukan langkah hukum selanjutnya. Polisi juga meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.(Ras)

Tentang Netizen Borneo

📍 NETIZEN BORNEO — Suara Warga Kalimantan, Mata Hati Borneo

🌐 Website: www.netizenborneonews.com

📱 Instagram: @netizen_neo

🧵 Threads: @netizen_neo

🎥 TikTok: @netizen__neo

📘 Facebook: Netizen Borneo

📩 Email: netizen.neo@hotmail.com

💬 WhatsApp: 0896-4642-1855