NUSANTARA – Sejumlah vendor lokal menggelar aksi protes terhadap PT Brantas Abipraya, kontraktor proyek Penyempurnaan dan Penataan Kawasan Bendungan Sepaku Semoi, Senin (20/10/2025). Aksi berlangsung di Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, PPU. Mereka menuntut pembayaran tagihan pekerjaan sejak 2024 yang belum dibayar.

Salah satu peserta aksi, CV Green Palm Garden, menyatakan total tagihan yang belum dibayar mencapai Rp1,06 miliar. Perusahaan ini menangani softscape dan hardscape, termasuk menyuplai tanaman, batu andesit, dan membangun taman di kolam serta anjungan.

“Tagihan kami belum diselesaikan Rp1,06 miliar. Pekerjaan sudah selesai tahun 2024, dan tagihan pun sudah masuk,” ujar Andre, perwakilan CV Green Palm Garden.

Rincian tagihan:

  • Forest Trail Anjungan: Rp204.511.228 (SPP Nomor 1542.1/BAP-PPKBSS/OPS/SPP/V/2024, 30 Mei 2024)
  • Softscape & Hardscape Marketplace: Rp856.161.802 (SPP Nomor 1696.1/BAP-PPKBSS/OPS/SPP/VII/2024, 1 Juli 2024)

Selain CV Green Palm Garden, vendor lain juga menuntut pembayaran tunggakan. Jufriansyah, penyedia material alam, menagih Rp279 juta. Sedangkan Tobir, penyedia material bangunan, menuntut Rp244 juta.

Para vendor memasang tulisan protes di portal dan plywood. Salah satunya bertuliskan:

“Kerjaan dikejar-kejar, giliran pembayaran, molor kayak karet.”

Yudi Priyo, Supervisor Pemeliharaan Bendungan Sepaku Semoi dari PT Brantas Abipraya, menerima aspirasi vendor dan menyampaikan laporan itu ke kantor pusat perusahaan.

“Mereka menyampaikan protes terkait tagihan. Saya teruskan ke bagian keuangan pusat,” ujar Yudi. Hingga pukul 15.42 Wita, kantor pusat belum memberikan jawaban.

Aksi ini merupakan yang kedua di Bendungan Sepaku Semoi. Beberapa bulan lalu, vendor lain juga protes di Intake Sepaku dengan tuntutan serupa, meski pekerjaan dan unit kerja berbeda.(Far)


📍 NETIZEN BORNEO — Suara Warga Kalimantan, Mata Hati Borneo
🌐 www.netizenborneonews.com
📱 Instagram & Threads: @netizen_neo | Threads
🎥 TikTok: @netizen__neo
📘 Facebook: Netizen Borneo
📩 Email: netizen.neo@hotmail.com
💬 WhatsApp: 0896-4642-1855