SENDRAWAR — Kabupaten Kutai Barat kembali bersiap meriah. Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dengan bangga menggelar Festival Dahau ke-26 bertema “Harmoni Kebersamaan dalam Budaya.” Acara ini bukan sekadar perayaan, melainkan juga bentuk komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan serta memajukan adat istiadat leluhur.
Festival akbar ini diselenggarakan di bawah kepemimpinan Bupati Frederick Edwin dan Wakil Bupati H. Nanang Adriani, S.PKP., M.Si. Melalui momentum ini, pemerintah ingin menegaskan pentingnya nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan pelestarian budaya Dayak di tengah kemajuan zaman.
Filosofi Logo dan Maskot Resmi
Selain rangkaian acara, logo Dahau ke-26 juga menyimpan makna mendalam. Bentuk angka 26th dengan motif etnik Dayak melambangkan perjalanan panjang penuh semangat kebersamaan dan identitas budaya. Sementara itu, perpaduan warna merah, hitam, emas, dan putih mencerminkan semangat, keteguhan, kejayaan, dan kemurnian masyarakat Kutai Barat.
Tak hanya itu, maskot resmi bertajuk “Simada, Si Macan Dahan” turut diperkenalkan. Simada menjadi simbol kekuatan serta semangat Sempekat atau kebersamaan masyarakat Kutai Barat menuju daerah yang lebih maju dan sejahtera.
Rangkaian Kegiatan Meriah
Sebagai bagian dari rangkaian acara, Festival Dahau 2025 menampilkan beragam kegiatan budaya, olahraga, dan hiburan. Misalnya, Olahraga Tradisional (Oltrad) yang digelar oleh Dispora Kutai Barat bersama KORMI menghadirkan berbagai perlombaan khas daerah seperti menyumpit, behempas rotan, begasing, belogo, balap ketinting, dan perahu naga.
Selain itu, masyarakat juga dapat mengikuti Fun Bike “Gowes Bareng Simada” yang akan dilaksanakan pada Sabtu, 25 Oktober 2025 di Taman Budaya Sendawar. Tak hanya berolahraga, peserta berkesempatan membawa pulang doorprize puluhan sepeda serta hadiah hiburan menarik lainnya.
Selanjutnya, bagi pecinta petualangan, kegiatan “Jelajah Alam Melapeh V” siap memacu adrenalin pada 1 November 2025. Peserta trabas motor trail ini akan menjelajahi keindahan alam Luuq Kampung Linggang Melapeh dengan hadiah utama satu unit motor.
Ajang Kompetisi Seni dan Musik
Tak berhenti di situ, festival ini juga menampilkan Band Fest Parade Band yang akan digelar pada 26–28 Oktober 2025. Ajang bergengsi ini terbuka bagi pelajar dan umum dengan total hadiah mencapai Rp 25 juta.
Kemudian, bagi masyarakat yang gemar menari, tersedia Lomba Tari Pesisir, Pedalaman, dan Etnik Kreasi yang diadakan pada 20–25 Oktober 2025 di Taman Budaya Sendawar. Lomba ini menjadi ruang ekspresi bagi seniman muda untuk menunjukkan kreativitas dan cinta terhadap budaya daerah.
Selain itu, acara Lomba Busana Adat Berpasangan dan Karnaval Khas Kutai Barat akan memperkaya kemeriahan festival. Peserta dapat menunjukkan keindahan busana tradisional, baik untuk kategori anak-anak maupun dewasa.
Tak ketinggalan, Lomba Kuliner Khas Kutai Barat turut digelar untuk mencari jawara masakan berbahan dasar ikan patin. Lomba ini menjadi wujud nyata pelestarian kuliner lokal yang kaya rasa dan filosofi.
Duta Budaya dan Hiburan Rakyat
Lebih lanjut, salah satu agenda paling dinantikan adalah Pemilihan Monaq & Ringeeng Sendawar 2025. Ajang ini menjadi simbol kebanggaan generasi muda Kutai Barat yang siap mengemban misi pelestarian budaya. Grand Final dijadwalkan pada 2 November 2025 di Panggung Utama Taman Budaya Sendawar.
Selain itu, untuk menambah semarak suasana, Lomba Rijoq Idol Dahau 2025 juga dihadirkan bagi para penyanyi berbakat dari seluruh penjuru Kutai Barat.
Dan akhirnya, seluruh rangkaian akan berpuncak pada Malam Hiburan Rakyat dengan kehadiran artis ibu kota yang siap menghibur masyarakat pada penutupan festival, 7 November 2025.
E-Sport Competition 2025
Sebagai inovasi baru, tahun ini Dahau juga menghadirkan E-Sport Competition yang mempertemukan para gamer dari berbagai daerah. Kompetisi PUBG, Mobile Legends, dan Free Fire ini akan digelar pada 27 Oktober – 3 November 2025 dengan total hadiah Rp 20 juta.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan modern, tetapi juga bentuk dukungan terhadap perkembangan digital di kalangan generasi muda Kutai Barat.
Semangat Kebersamaan untuk Kutai Barat
Dengan rangkaian kegiatan yang begitu beragam, Festival Dahau ke-26 diharapkan menjadi momentum memperkuat harmoni antarwarga. Melalui perpaduan budaya, olahraga, dan seni, semangat “Sempekat Bersama Kita Pasti Bisa” semakin bergema di seluruh penjuru Kutai Barat.
Selamat Hari Ulang Tahun ke-26 Kabupaten Kutai Barat! Mari bersama-sama sukseskan Festival Dahau 2025, pesta kebersamaan dalam budaya untuk kemajuan dan kejayaan Bumi Tanaa Purai Ngeriman.(Mad)
📍 NETIZEN BORNEO — Suara Warga Kalimantan, Mata Hati Borneo
🌐 www.netizenborneonews.com
📱 Instagram & Threads: @netizen_neo | Threads
🎥 TikTok: @netizen__neo
📘 Facebook: Netizen Borneo
📩 Email: netizen.neo@hotmail.com
💬 WhatsApp: 0896-4642-1855







