BALIKPAPAN – Laga Persiba Balikpapan kontra PSS Sleman pada pekan ke-26 Grup 2 Pegadaian Championship 2025/2026 mendadak menuai sorotan publik. Penyebabnya, ruangan Video Assistant Referee (VAR) terlihat kosong saat wasit melakukan pengecekan.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Batakan, Minggu (26/4/2026) malam, berakhir imbang 1-1. PSS Sleman unggul lebih dulu lewat Gustavo Tocantins pada menit ke-73. Namun, Persiba menyamakan skor melalui Arsa Ramadhan pada menit ke-89.

Momen Janggal Saat VAR

Insiden janggal terjadi pada menit ke-50. Wasit Naufal Aditya awalnya memberi kartu kuning kepada Rical Vieri usai melanggar Frederic Injai. Namun, ia menerima komunikasi dari asisten wasit untuk meninjau ulang melalui VAR.

Saat berjalan menuju monitor di pinggir lapangan, siaran langsung justru menyorot ruang VAR. Hasilnya membuat penonton heran karena tidak terlihat satu pun ofisial di dalam ruangan tersebut. Bahkan, salah satu layar monitor tampak tidak menyala.

Meski begitu, wasit tetap melanjutkan proses peninjauan. Ia kemudian mengubah keputusan dengan membatalkan kartu kuning dan menggantinya menjadi kartu merah untuk Rical Vieri. Keputusan ini membuat Persiba harus bermain dengan 10 pemain sejak awal babak kedua.

Jadi Perbincangan Publik

Kejadian ini langsung memicu tanda tanya besar di kalangan pencinta sepak bola nasional. Banyak yang mempertanyakan transparansi dan kesiapan sistem VAR dalam pertandingan profesional.

Operator liga, I.League, hingga kini belum memberikan penjelasan resmi meski telah dihubungi sejumlah media.

Dampak pada Klasemen

Hasil imbang membuat Persiba tetap berada di papan bawah klasemen dan dipastikan menjalani playoff degradasi. Sementara itu, PSS Sleman masih memimpin klasemen Grup 2 dengan 53 poin, namun posisinya kini ditempel ketat oleh Persipura Jayapura.

Dengan kondisi tersebut, PSS wajib meraih kemenangan di laga terakhir untuk mengamankan tiket promosi ke kasta tertinggi.

Jalannya Pertandingan

Persiba tampil menekan sejak awal, tetapi kesulitan menciptakan peluang matang. Di sisi lain, PSS lebih mengandalkan serangan balik.

Memasuki babak kedua, kartu merah untuk Rical Vieri mengubah jalannya laga. PSS memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dan berhasil mencetak gol melalui Gustavo Tocantins.

Namun, Persiba tidak menyerah. Arsa Ramadhan mencetak gol penyeimbang di menit akhir setelah melewati lini pertahanan lawan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tetap bertahan.(Ind)

Tentang Netizen Borneo

📍 NETIZEN BORNEO — Suara Warga Kalimantan, Mata Hati Borneo

🌐 Website: www.netizenborneonews.com

📱 Instagram: @netizen_neo

🧵 Threads: @netizen_neo

🎥 TikTok: @netizen__neo

📘 Facebook: Netizen Borneo

📩 Email: netizen.neo@hotmail.com

💬 WhatsApp: 0821-2555-5475