KUTAI KARTANEGARA — Kebakaran besar terjadi di kawasan pabrik PT Samator, Jalan Poros Balikpapan–Samarinda (Soekarno-Hatta) Km 29, Jumat (28/11/2025) pagi. Kobaran api yang membumbung tinggi membuat panik warga sekitar dan para pekerja, hingga segera melaporkan kejadian tersebut ke petugas pemadam kebakaran.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan api yang cepat membesar disertai asap hitam pekat. Di lokasi, terlihat area bertuliskan Samator, perusahaan yang bergerak di bidang produksi dan distribusi gas industri seperti oksigen, nitrogen, dan argon.

Kronologi Kejadian

Kepala Disdamkarmatan Kukar, Fida Hurasani, menjelaskan bahwa kebakaran bermula sekitar pukul 09.27 Wita. Petugas keamanan pabrik melihat asap pekat dan mendengar suara letupan kecil di area Stasiun Pengisian Gas.

“Hasil pengecekan cepat menunjukkan adanya kebocoran gas oksigen pada salah satu jalur pipa distribusi. Kebocoran itu tersulut api dan memicu kebakaran,” jelasnya.

Petugas jaga perusahaan segera menekan tombol emergency shutdown untuk menghentikan aliran gas, lalu menghubungi pemadam kebakaran terdekat. Tim Damkar Pos Samboja Pesisir tiba pukul 09.54 Wita dan langsung melakukan pemadaman menggunakan Kajama Water Cannon serta APAR Powder.

“Api berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam total pada pukul 10.30 Wita,” tambah Fida.

Tidak Ada Korban Jiwa, Namun Fasilitas Rusak

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, beberapa fasilitas perusahaan mengalami kerusakan, di antaranya:

  • Panel kontrol otomatis
  • Sejumlah tabung oksigen
  • Dinding pelindung yang menghitam akibat panas
  • Bagian atap yang mengalami kebocoran

Sebagai langkah pengamanan, seluruh pekerja dievakuasi dari area terdampak. Operasional perusahaan dihentikan selama sekitar tiga jam untuk memastikan kondisi benar-benar aman.

Penanganan dan Investigasi Lanjutan

Tim pemadam melakukan pendinginan area dan menandai zona berbahaya untuk investigasi lebih lanjut. Dugaan sementara mengarah pada kerusakan sambungan pipa bertekanan atau tabung oksigen.

“Kami berkoordinasi dengan pihak perusahaan untuk siaga apabila terjadi eskalasi,” pungkas Fida.

Hingga siang ini, petugas masih memantau kondisi lokasi dan menunggu hasil investigasi resmi terkait penyebab pasti kebakaran.(Zik)

📍 NETIZEN BORNEO — Suara Warga Kalimantan, Mata Hati Borneo

🌐 Website: www.netizenborneonews.com

📱 Instagram: @netizen_neo

🧵 Threads: @netizen_neo

🎥 TikTok: @netizen__neo

📘 Facebook: Netizen Borneo

📩 Email: netizen.neo@hotmail.com

💬 WhatsApp: 0896-4642-1855