TANAH BUMBU — Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman warga di Jalan Transmigrasi Plajau Km 10, RT 03, Desa Sarigadung, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanahbumbu, Kalimantan Selatan, Sabtu malam (7/2/2026). Peristiwa ini menghanguskan satu toko bangunan serta sedikitnya lima rumah kios (ruko) berbahan kayu.
Informasi kebakaran pertama kali menyebar melalui grup WhatsApp warga. Dalam video dan pesan yang beredar, terlihat satu bangunan dilalap api, sementara sejumlah unit mobil pemadam kebakaran dilaporkan menuju lokasi kejadian.
Warga Panik, Selamatkan Barang Sebelum Damkar Tiba
Sebelum petugas pemadam tiba, warga tampak panik dan berupaya menyelamatkan barang-barang berharga dari dalam bangunan. Beberapa warga terlihat membantu satu sama lain agar api tidak cepat menjalar ke bangunan sekitar.
Setelah armada pemadam kebakaran tiba di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman. Sekitar pukul 19.50 Wita, api mulai dapat dikendalikan. Namun demikian, hingga pukul 20.10 Wita, petugas dan relawan masih berjibaku memadamkan sisa-sisa api yang masih menyala.
Kepala Desa Sarigadung, Kaspul Anwar Bahri, yang berada di lokasi kejadian menyampaikan bahwa bangunan yang terbakar merupakan satu toko bangunan.
“Kebakaran nya tadi tidak lama setelah shalat magrib,” kata Kaspul.
Enam Armada Dikerahkan, Pemadaman Berlangsung 3,5 Jam
Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Tanah Bumbu, Syaikul Ansyari, turun langsung memimpin proses pemadaman api di lapangan.
Ia menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran dari warga sekitar pukul 19.07 Wita. Tak berselang lama, tim pemadam langsung bergerak pada pukul 19.10 Wita dan tiba di lokasi sekitar lima menit kemudian.
“Response time kami sekitar tujuh menit. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas ke bangunan lain,” ujarnya.
Proses pemadaman berlangsung cukup lama, yakni sekitar 3,5 jam atau 210 menit. Hal ini terjadi karena sebagian besar bangunan terbuat dari kayu, sehingga api dengan cepat membesar. Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya dan dinyatakan aman sekitar pukul 22.30 Wita. Seluruh personel kemudian kembali ke posko pada pukul 22.40 Wita.
Lima Ruko Rusak, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
Akibat kebakaran tersebut, empat ruko berukuran 12 x 25 meter mengalami rusak berat. Selain itu, satu ruko berukuran 5 x 12 meter mengalami rusak sedang. Dua warga, yakni Ripan dan Syukeran, tercatat sebagai korban terdampak.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun demikian, kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan dan belum dapat dipastikan.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, tim gabungan dikerahkan dari berbagai unsur, di antaranya Posko Damkar Simpang Empat, Posko Batulicin, Posko Gunung Tinggi, serta dukungan dari BPBD Tanah Bumbu, Manggala Agni, Jhonlin Rescue, dan relawan kebakaran lainnya. Sebanyak enam unit armada pemadam diturunkan ke lokasi.
“Alhamdulillah, situasi dapat diatasi dan api tidak meluas ke permukiman lain. Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada, terutama di kawasan dengan bangunan kayu,” tutup Syaikul Ansyari.(Fit)
Tentang Netizen Borneo
📍 NETIZEN BORNEO — Suara Warga Kalimantan, Mata Hati Borneo
🌐 Website: www.netizenborneonews.com
📱 Instagram: @netizen_neo
🧵 Threads: @netizen_neo
🎥 TikTok: @netizen__neo
📘 Facebook: Netizen Borneo
📩 Email: netizen.neo@hotmail.com
💬 WhatsApp: 0896-4642-1855

