PASER – Bupati Paser, Fahmi Fadli, meminta Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), khususnya Bidang Keolahragaan, mempercepat pembangunan venue cabang olahraga (cabor) yang progresnya masih di bawah 50 persen.
Dua Venue Masih di Bawah 50 Persen
Kepala Bidang Olahraga Disporapar Paser, Abdi Permana, menyebut dua venue yang masih tertinggal, yakni venue sepak takraw dan gedung olahraga (GOR) senam. Saat ini, progres keduanya baru mencapai sekitar 44 persen.
“Namun, hal tersebut diharapkan tidak menjadi kendala karena pekerjaan yang tersisa lebih pada tahap finishing, seperti dinding bata, lantai, atap, serta penataan eksterior,” ujar Abdi, Kamis (23/4/2026).
Fokus Finishing, Target Tepat Waktu
Meski progres belum mencapai 50 persen, Abdi tetap optimistis. Ia menilai struktur utama bangunan sudah rampung, sehingga pekerjaan lanjutan bisa selesai lebih cepat.
Selain itu, pihaknya masih memiliki waktu sekitar lima hingga enam bulan sebelum pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur ke-8 pada November 2026.
“Kami optimistis penyelesaian bisa tepat waktu karena saat ini fokus pada tahap finishing,” katanya.
Target Kontraktor Lima Bulan
Selanjutnya, Disporapar menargetkan kontraktor pemenang tender menyelesaikan proyek dalam waktu maksimal lima bulan sejak April 2026.
“Kami berharap kontraktor bekerja sesuai target. Idealnya, dalam lima bulan seluruh pekerjaan sudah rampung,” tegas Abdi.
Sementara itu, Abdi juga meyakini venue lain yang progresnya sudah di atas 50 persen akan selesai sebelum Oktober 2026. Dengan demikian, seluruh fasilitas siap digunakan saat Porprov digelar.
Terkendala Kenaikan Harga BBM
Namun demikian, Disporapar menghadapi kendala akibat kenaikan harga BBM jenis Dexlite non-subsidi sejak 18 April 2026. Kenaikan tersebut berdampak langsung pada harga material pembangunan.
Akibatnya, pihaknya menunda sementara beberapa paket pengadaan untuk menyesuaikan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) dengan kondisi pasar.
“Setelah penyesuaian selesai, kami akan segera melelang sekitar lima hingga tujuh paket pekerjaan lanjutan pada April ini,” jelasnya.
Target Kontrak Awal Mei
Terakhir, Abdi berharap proses kontrak dapat dimulai pada awal Mei 2026. Dengan begitu, seluruh pekerjaan bisa selesai dalam waktu maksimal lima bulan sebelum Porprov dimulai.(Fit)
Tentang Netizen Borneo
📍 NETIZEN BORNEO — Suara Warga Kalimantan, Mata Hati Borneo
🌐 Website: www.netizenborneonews.com
📱 Instagram: @netizen_neo
🧵 Threads: @netizen_neo
🎥 TikTok: @netizen__neo
📘 Facebook: Netizen Borneo
📩 Email: netizen.neo@hotmail.com
💬 WhatsApp: 0821-2555-5475

