SAMARINDA – Warga di sekitar perairan Sungai Lais, Jalan Peternakan, Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan, Samarinda, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria pada Senin (31/8/2026) siang. Jasad tersebut mengapung di dekat tambatan kapal dengan kondisi sudah membengkak.
Penemuan pertama kali diketahui oleh pengemudi speedboat, Muhammad Ramadhan Saputra, sekitar pukul 12.10 WITA. Saat itu, ia sedang berpatroli keliling di perairan Sungai Lais menggunakan speedboat. Tiba-tiba, seorang saksi bernama Senel meneleponnya dan mengabarkan adanya benda mencurigakan yang mengapung di dekat tambatan kapal.
“Saya kan keliling di sungai pakai speed. Tiba-tiba ada Om Senel bilang ada orang mengapung di dekat tambatan,” katanya.
Korban dalam Posisi Tertelungkup, Diduga Meninggal Dua Hari
Ramadhan bergegas mendekati titik lokasi seperti yang dikabarkan Senel. Saat diperiksa dari jarak dekat, ia mendapati tubuh seorang pria dalam posisi tertelungkup dan sudah mengalami pembengkakan.
“Posisi tertelungkup, pakai baju hitam dan celana panjang warna hitam. Kondisinya sudah gembung,” tuturnya.
Tanpa membuang waktu, Ramadhan langsung mengevakuasi jasad tersebut ke tepian sungai dan mengikatnya agar tidak terbawa arus. Ia kemudian menunggu kedatangan aparat kepolisian.
Pamapta III Polresta Samarinda, Ipda Sofian Adi Cahyono, membenarkan penemuan jasad pria misterius tersebut. Dari hasil pemeriksaan awal di lapangan, korban diperkirakan sudah meninggal dunia sekitar dua hari.
“Kami berada di TKP perairan Sungai Lais. Ditemukan satu jenazah berjenis kelamin laki-laki, kondisinya diperkirakan sudah sekitar dua hari berada di dalam air,” ucapnya.
Identitas Masih Mr. X, Polisi Tunggu Laporan Orang Hilang
Hingga saat ini, identitas korban belum diketahui secara pasti. Kondisi fisik jasad yang telah membengkak, terutama pada bagian wajah, menyulitkan petugas untuk langsung mengenali sosok korban.
“Identitas masih Mr. X, untuk penyebab kematiannya masih kami cari tahu. Hingga kini juga belum ada laporan orang hilang yang masuk dan dapat dikaitkan dengan penemuan jenazah ini,” jelasnya.
Saat ditemukan, korban mengenakan pakaian berwarna hitam serta celana panjang bahan jeans warna senada.
Jasad Dibawa ke RSUD AWS untuk Visum
Untuk penanganan medis lebih lanjut, petugas mengevakuasi jasad korban menuju RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda. Rumah sakit akan melakukan proses visum et repertum serta otopsi guna mengungkap penyebab pasti kematian dan melacak identitas resminya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat Kota Samarinda dan sekitarnya yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut untuk segera melapor ke Polresta Samarinda atau kantor polisi terdekat.(Ari)
📍 NETIZEN BORNEO — Suara Warga Kalimantan, Mata Hati Borneo
🌐 Website: www.netizenborneonews.com
📱 Instagram & Threads: netizen_neo
🎥 TikTok: netizen__neo
📩 Email Redaksi: netizen.neo0@gmail.com
💬 WhatsApp Redaksi: 0821-3555-5475

